Mangkuranda5

Sebab kalau Mangkubumi terlalu berat

JANGAN…AHH…TIDAK…TOLONG…LEPASKAN

Kumpulan kata seru jika digabungkan seperti judul di atas tentu akan menimbulkan konotasi nyerempet ke arah pikiran jorok ya … emang heheehe… minum aja jamu galian pasirnya sehari 3 kali sebungkus ya

Hueheuhe…jangan berpikir yg tidak2 tentang judul ini ya. Itu hanya potongan dari beberapa kata di bawah ini.

Jangan mensyirikkan Alloh (Laa tusyrik billah) seruan seorang sholeh Lukman terhadap anaknya. Ini menjadi dasar aqidah ummat Islam, semuanya gak peduli sekte, mazhab atau apapun namanya kelompok2 ekslusive yg ada di dalam Islam. Jika ada golongan yg mengaku Islam tetapi mensyirikkan Alloh sudah pasti itu bukan Islam yg benar. Aqidah yg paling pokok dalam berbagai versinya terutama mengacu kepada surat An-Naas yaitu Aqidah Rubbubiyah, Aqidah Mulkiyah dan Aqidah Ilahiyah. Tidak disalahkan jika ada yg mengambil aqidah2 yg senada, toh maksudnya memurnikan ketaatan kepada Alloh. Gak perlu dipermasalahkan sehingga jadi bertentangan antara sesama muslim.

Jangan bilang ahh pada kedua orang tua, sungguh atas lantarannya dan kasih sayangnya kita lahir ke dunia ini. Selama orang tua tidak mengajak anaknya mensyirikkan Alloh seorang anak harus tetap menghormatinya, bahkan kalau mereka mengajak syirik pun, tetap kewajiban seorang anak untuk berbakti dan menghadapinya dengan hormat dan berkata dengan baik.

Tidak Ada Tuhan Selain Alloh, sudah tidak dapat diganggu gugat bagi seorang manusia untuk menjadi muslim harus mengucapkan dengan lisan, meyakini dalam hati, dan mengejewantahkannya dalam kehidupan keseharian semaksimal2nya, dengan ikhlas mengharap ridloNya.

Tolong menolong sesama muslim dalam sabar dan ketakwaan (surah Al-Ashr:3), kalau bukan kita siapa lagi. Jelas2 musuh2 Islam (An-Naas:6) saling tolong menolong agar umat Islam ikut bersama2 di neraka.

Terakhir lepaskan ikatan2 (Al-Falaq:4) yang akan membuat kita berat menghadapNya. Menghalangi ibadah secara benar kepadaNya. Semisal kuda yg ditambat atau monyet yg tidak mau melepaskan genggamannya dari makanan yg membuatnya mudah untuk ditangkap.

Mohon maaf jika ada kesalahan materi sederhana di atas, bukan bermaksud menggurui karena materi ini mungkin sudah dibahas oleh orang lain berpuluh kali bahkan lebih detil. Yang benar dari Alloh sedang kalau salah itu dari hawa nafsu pribadi daku saja. Terima kasih telah meluangkan membaca sampai di sini.

Agustus 16, 2007 - Ditulis oleh the70no | Uncategorized | | & Komentar

& Komentar »

  1. euh.. kalau dangdut mah..
    jangan2 samakan… teret2..
    aaahhh.. jadiii batuuu.. eh.. mandi madu..
    tidaak semuaaa laki2.. eh.. manusia..
    toloong dong pak.. tolong dooong..
    blug…
    pertamaaaxxx.. maxxx.. maxx.. tamaxxx.. :mrgreen:

    @ gual geol gutak gitek goyang ngebor teretet seperti sarimin

    Komentar oleh sikabayan | Agustus 16, 2007 | Balas

  2. oh gitu tohh, jadi bukannya lagu dangdut :)

    @ :) ya bukan atuh heuhuehuheh

    Komentar oleh taryan | Agustus 17, 2007 | Balas

  3. Eit…Judulnya oke banget. Gw ngebacanya jadi terkekeh – kekeh.

    @yupz thx…ketemu secara tak sengaja :)

    Komentar oleh Majalah "Dewa Dewi" | Agustus 21, 2007 | Balas


Tinggalkan komentar