Mangkuranda5

Sebab kalau Mangkubumi terlalu berat

Perawan Desa

Sesampainya di kantor pagi itu tugas telah menanti, setelah bersih2 dan beres2 mulailah daku menyelesaikan satu persatu pekerjaan rutin. Kira2 2 jam baru kelar lah semuanya, ada waktu sedikit untuk sekedar meyapa kepala shift yg tampak sibuk menandatangani surat2 dinas yg harus disetorkan kepada kepala bagian hari itu. “Pagi pak, apa kabar hari ini?” sapaku. “Pagi juga, baik2 saja kok terima kasih.” jawabnya. “Ada yg dapat saya bantu, Pak?” tanyaku. “Hmm…tidak ada untuk hari ini, terimakasih.” singkat jawabanya. “Tapi kalo ada waktu, ada yg ingin saya diskusikan setelah jam istirahat nanti.” sahutnya. “Baiklah.” jawabku singkat jg, lalu daku kembali ke mejaku.

Waktu istirahat tiba, kami makan siang di kantin sama2. “Begini, saya mohon pendapat anda mengenai keperawanan.” Kepala shift memulai diskusinya. Lalu diceritakannya mengenai seorang gadis di desanya yg sudah berumur 29 tahunan. Kepala shift itu tertarik kepadanya, tapi dia tidak tahu apakah si gadis masih perawan atow tidak. Daku sebenarnya paling tidak suka kalo dimintai pendapat langsung seperti itu. Disamping pengetahuanku yg terbatas jg daku introvert terutama pada gadis2. Dari dulu daku selalu gemetaran jika berhubungan dengan wanita.

Tiba2 daku teringat obrolan dengan para tua kampung beberapa waktu lalu, kukatakan pada kepala shiftku bahwa jika permasalahan perawan sebagai pokok pemilihan gadis yg mau dinikahi, maka perawan itu adalah amanat dari Alloh bagi seorang gadis dalam menjaga kesucian diri. Bahwa si gadis tersebut belum terjamah laki2 yg tidak bertanggung jawab. Di saat sekarang dimana keperawanan tidak lagi menjadi tolok ukur nilai seorang gadis. Bahkan menurut survey salah satu produk yg diklankan di tv bahwa 30% anak sekolah sudah pernah melakukan hubungan di luar nikah. Belum lagi kabarnya ada penjualan anak2 dibawah umur untuk dipekerjakan jadi pekerja seks komersial, sungguh mengerikan. Orang tua sekarang sungguh berat dalam mengawasi pergaulan anak2nya agar tidak menjadi korban seks bebas, narkoba, minuman keras dll. Ditambah sekarang marak video porno yg dapat ditransfer kedalam handphone atow jg ada segelintir orang muda/mudi yg bangga seks abnormalnya dishoot dan direkam kamera handphone, kemudian ditonton anak2 sekolah lainnya. Semakin rusaklah akhlak anak2 muda yg katanya menjadi penerus bangsa ini.

Jika masalah keperawanan tidak menjadi hal utama, boleh juga dipertimbangkan karena saat sekarang sungguh sulit mendapatkan gadis yg benar2 perawan. Dalam artian tidak pernah tersentuh laki2, belum yg kehilangan keperawanannya karena sakit atow kecelakaan yg menyebabkan selaput daranya pecah. Darah perawan pun ada beberapa kasus tidak keluar karena tebal tipisnya selaput dara berbeda untuk tiap perempuan. Teringat salah satu hadits nabi Muhammad bahwa seorang itu dinikahi karena kecantikannya, keluarganya, hartanya dan agamanya, maka sebaik2nya memilih karena dasar agamanya. Karena tujuan pernikahan adalah membentuk keluarga sakinah mawadah warohmah di dunia hingga di akhirat.

“Eh kok jadi ngelantur kemana2 ya pak, maaf jika saya berlebihan.” sadarku karena bel jam masuk telah berbunyi. “Tak apa lah, terima kasih atas pandangannya.” sahut kepala shiftku. Kami pun sama2 menempati meja kerja masing2, kembali ke permasalahan sendiri2.

September 11, 2007 - Ditulis oleh the70no | Cerita, Gadis, Memory, Perawan, cinta | | & Komentar

& Komentar »

  1. eheheh… daripada ribut cari parawan mah… lebih baik cari janda ajah atuh… jadi jelas tujuannyah mencari istri.. ngga ada yang diributkan lagih… :mrgreen:

    @ Klo tujuannya benar2 mencari istri parawan lebih seger khan ? :)

    Komentar oleh sikabayan | September 14, 2007 | Balas

  2. euheuheuh… seger tapi dirongrong keraguan… jadi haseum… :mrgreen:

    @ :mrgreen:

    Komentar oleh sikabayan | September 14, 2007 | Balas

  3. kalau ngomongin soal ini nggak ada habis-habisnya… :|

    @ iya teh… selama manusia masih ada…terima kasih atas kunjungannya…

    Komentar oleh cK | Januari 11, 2008 | Balas

  4. Ah…,cowok juga banyak yg gak perjaka! Haha..ha! Napa gak diributin??

    @ tul…klo cowok gak perjaka ga ribut kalee krn gak ada bekasnya ^^

    Komentar oleh Koke | Februari 12, 2008 | Balas

  5. Skali lagi mohon ma’af sbelumnya jika ada saran email aja ke alamat ini

    Komentar oleh HERU | November 15, 2008 | Balas

  6. Gmanasih cara mengembalikan seseorang yg tidah perawan lagi.Thaks…Muach

    Komentar oleh RenDY_BUSI | November 21, 2008 | Balas


Tinggalkan komentar